Mengoptimalkan Pengelolaan Sampah Terpadu Secara Berkelanjutan di Kabupaten Temanggung
Bappenas bekerja sama dengan UNDP Indonesia melalui program SIPA melakukan kunjungan lapangan pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada tanggal 19–21 November 2025, guna mendukung transisi Indonesia menuju sistem pengelolaan sampah yang terpadu dan sirkular. Kegiatan ini merupakan bagian dari studi komparatif mengenai teknologi pengolahan sampah berkelanjutan, khususnya Refuse-Derived Fuel (RDF) dan Waste-to-Energy (WtE). Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meninjau kesiapan Kabupaten Temanggung dalam mengembangkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sanggrahan, yang bekerja sama dengan program Solid Waste Management for Sustainable Urban Development (SWMSUD). Rangkaian kegiatan meliputi pertemuan koordinasi dengan pemangku kepentingan pemerintah pusat dan daerah, penelaahan studi kelayakan TPST Sanggrahan, serta kunjungan lapangan ke lokasi TPST dan Tempat Pengolahan Sampah 3R (TPS3R) Desa Tanurejo, yang merupakan salah satu praktik baik pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Hasil penelaahan menunjukkan bahwa studi kelayakan TPST Sanggrahan tergolong tinggi dengan skor 90,2%, serta proyek ini dinilai layak secara finansial dan ekonomi. Meski demikian, masih diperlukan penyempurnaan di beberapa sisi, antara lain dalam pengumpulan data primer, penyusunan analisis neraca massa, serta pengurangan ketergantungan terhadap pendapatan dari Material Recovery Facility (MRF). Beberapa rekomendasi utama untuk proyek ini antara lain, penerapan model pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), mengoptimalkan tarif dan kinerja pemungutan retribusi pelayanan persampahan, meningkatkan jumlah sampah yang telah terpilah dari sumber, serta membangun kerja sama jangka panjang dengan offtaker. TPS3R Desa Tanurejo juga menunjukkan praktik operasional yang efektif, seperti pengumpulan sampah yang sudah terpilah, pencatatan yang konsisten, dan keterlibatan aktif masyarakat. Secara keseluruhan, kunjungan ini memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan, serta berkontribusi pada peningkatan kesiapan Kabupaten Temanggung dalam mengimplementasikan reformasi pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan menyeluruh dari hulu hingga hilir.
Untuk informasi yang lebih lengkap dan menyeluruh tentang hasil diskusi dan kunjungan lapangan, silakan unduh dan baca laporan kegiatan di bawah ini (laporan hanya tersedia dalam Bahasa Inggris).
Download